This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

MATA RAJAWALI

TAJAM CEPAT TERPERCAYA.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 23 Oktober 2026

Keringat Satgas TMMD Terbayar Lunas, Rumah Layak Huni Jadi Hadiah Berharga Bagi Tukirin di Usia Senja

  


LABUHANBATU SELATAN – Rasa lega dan bahagia menyelimuti anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu saat melihat rumah milik Pak Tukirin (68), warga Dusun Wonosari, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kini berdiri menjadi hunian yang lebih layak. Cucuran keringat, tenaga, dan pikiran yang dicurahkan selama proses pengerjaan seolah terbayar lunas ketika menyaksikan rumah yang dahulu tua dan tidak layak huni kini berubah menjadi tempat berteduh yang lebih nyaman bagi seorang lansia.


Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kehidupan masyarakat. Di balik setiap bagian rumah yang dikerjakan, tersimpan semangat pengabdian dan harapan agar Pak Tukirin dapat menikmati hari-hari masa senjanya dengan lebih tenang. Rumah yang sederhana ini menjadi sesuatu yang sangat berharga, sebab makna kebahagiaannya bukan terletak pada kemewahan bangunan, melainkan pada rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru yang kini dimiliki penghuninya.


Dandim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kaveleri Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., melalui program TMMD ke-130 menegaskan bahwa pembangunan RTLH merupakan bagian dari upaya TNI untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini direncanakan dan dilaksanakan melalui proses yang terarah, dengan mengutamakan kebutuhan warga yang memerlukan bantuan. Kehadiran rumah baru bagi Pak Tukirin menjadi salah satu bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesejahteraan dan kehidupan masyarakat.


Bagi Pak Tukirin, usia 68 tahun bukan lagi tentang seberapa megah sebuah rumah berdiri, melainkan tentang seberapa nyaman ia berteduh dan seberapa tenang menjalani hari-hari di masa senja. Ia tidak membutuhkan bangunan mewah, tetapi cukup rumah yang kokoh, lantai yang layak untuk berpijak, serta tempat berlindung yang memberikan ketenangan. Rumah ini mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, tetapi bagi Pak Tukirin, nilainya begitu besar karena menghadirkan kebahagiaan yang tidak mudah diukur dengan materi.


Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat melalui kerja nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Kebahagiaan Pak Tukirin menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu diukur dari besarnya bangunan yang didirikan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan sesama. “Di usia senja, Pak Tukirin tak meminta rumah yang mewah, cukup tempat berteduh yang kokoh, lantai yang nyaman untuk berpijak, dan ruang sederhana untuk menikmati hari tua dengan tenang. Kini, rumah itu bukan sekadar bangunan baru, melainkan bukti bahwa harapan tak pernah mengenal usia dan kepedulian mampu menghadirkan kebahagiaan yang begitu berarti.” (*)

Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni

  


Labuhanbatu Selatan -  Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan nyaman perlahan mulai menemukan pijakannya. Di Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, deru aktivitas pembangunan menjadi saksi perjuangan Suroto (62) untuk mewujudkan impian sederhana yang selama ini sulit ia capai sendiri.


Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, personel Satgas Kodim 0209/Labuhanbatu mulai melaksanakan pengecoran pondasi rumah milik Suroto, Jumat (23/10/2026).


Tahapan ini menjadi awal penting dalam membangun kembali rumah yang sebelumnya berdiri dalam kondisi rapuh tanpa pondasi yang memadai.


Bagi Suroto, pembangunan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, ada harapan besar untuk memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, sehingga dirinya bersama keluarga dapat menjalani kehidupan dengan rasa aman dan nyaman.


Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh ketelitian. Rangkaian besi beton dipasang, adukan semen disiapkan, lalu dituangkan dan diratakan untuk membentuk pondasi yang kuat. Setiap tahapan dikerjakan secara cermat agar menjadi dasar yang kokoh bagi pembangunan dinding hingga atap rumah nantinya.


Perlahan, bagian demi bagian mulai terbentuk. Pondasi yang sebelumnya belum memadai kini diperkuat melalui kerja nyata para prajurit. Di balik adukan semen dan besi beton yang tertanam, tersimpan harapan agar rumah Suroto kelak mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi keluarganya.


Semangat personel Satgas TMMD pun terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Mereka terus mengaduk, mengangkut, dan meratakan material demi memastikan pembangunan berjalan dengan baik. Meski pekerjaan menguras tenaga, pengabdian kepada masyarakat menjadi dorongan untuk menuntaskan setiap tahapan pembangunan.


Bagi para prajurit, membantu membangun rumah warga bukan hanya tentang menyusun material menjadi sebuah bangunan. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui tenaga dan kebersamaan. Inilah salah satu gambaran kemanunggalan TNI dengan rakyat, ketika pengabdian hadir secara nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


Di tengah proses pembangunan itu, rasa syukur terpancar dari Suroto. Warga berusia 62 tahun tersebut mengaku bersyukur karena rumahnya kini mulai dibangun dengan pondasi yang lebih memadai.


“Selama ini rumah kami tidak menggunakan pondasi yang kuat. Sekarang, berkat bantuan Bapak-Bapak TNI, rumah kami mulai dibangun dari bawah agar lebih kokoh. Saya berharap pondasi rumah ini nantinya sekuat harapan saya untuk bisa tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarga,” ungkap Suroto.


Dengan penuh haru, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah membantu pembangunan rumahnya.


“Rumah yang dahulu rapuh, insyaallah akan segera berdiri kokoh. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membantu kami dengan penuh semangat dan keikhlasan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak-Bapak TNI,” tuturnya.


Sehari-hari, Suroto bekerja sebagai buruh harian lepas dengan merawat bibit milik warga setempat, termasuk milik Pak Paring. Dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut, membangun rumah yang kokoh tentu bukan perkara mudah. Karena itu, bantuan melalui program TMMD menjadi kesempatan berharga untuk mewujudkan impian yang selama ini diharapkannya.


Kini, pengecoran pondasi menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Masih ada tahapan pembangunan yang harus dilalui, tetapi harapan Suroto telah tumbuh seiring dimulainya pekerjaan dari bagian paling mendasar sebuah rumah.


Program TMMD ke-130 Kodim 0209/LB kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang batu, semen, dan besi beton. Di balik setiap pekerjaan, ada kehidupan masyarakat yang ingin diperbaiki, ada keluarga yang mendambakan tempat tinggal layak, dan ada pengabdian yang diwujudkan melalui tindakan nyata.


Dari Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, kisah Suroto menjadi pengingat bahwa rumah yang kokoh membutuhkan pondasi yang kuat. Begitu pula harapan, yang akan semakin teguh ketika diperjuangkan bersama.


Bagi Suroto, pondasi yang kini dicor bukan sekadar dasar bangunan, melainkan awal dari impian untuk hidup lebih aman dan nyaman bersama keluarga. Sementara bagi Satgas TMMD, setiap bagian yang dibangun menjadi wujud kepedulian sekaligus bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dirawat melalui kerja nyata.(*)

Patroli Poskamling Koramil 10/Sei Rampah Bersama FKKPI Untuk menjaga keamanan lingkungan

 



Sei Rampah -Dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban Wilayah Koramil 10/SR, Personil Koramil 10/ Sei Rampah Bersama FKPPI melaksanakan kegiatan patroli siskamling Minggu Malam (23/10/2026)

• Patroli yang dimulai pukul 21.00 Wib dimulai apel di Markas Koramil 10/SR kemudian bergerak menuju Persimpangan Desa Firdaus mengarah ke titik titik lokasi yang dianggap cukup rawan yakni di Jalan menuju Tempat Keramaian dan menyisir kearah Cafe Cafe kecil di Pinggir jalan karena lokasi tersebut dimalam hari dianggap cukup rawan karena sering terjadi pencurian sepeda motor dan kejahatan lainnya

Patroli yang berakhir pada pukul 23.30 Wib kegiatan berjalan cukup lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat dan berharap kegiatan yang cukup positif ini terus rutin dilaksanakan kedepannya

” Luarr biasa bang bapak bapak TNI dari Koramil 10/SR ini sangat baik mengandeng ormas FKPPI melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan lingkungan kalau selalu begini pasti kampung kita pasti aman dari tindakan kriminal ” Terang Bapak heri" Singkat

Sementara itu Danramil 10/Sei Rampah Kapten Inf Sucipto disela sela kegiatan menjelaksan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan lingkungan dan diharapkan akan menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan pemuda untuk bisa berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungannya masing masing” Ujarnya

Kapten Inf Sucipto juga Menambahkan bahwa Pemuda selaku Tulang Punggung dan Penerus Generasi Bangsa harus perduli dan berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan, kegiatan ini akan terus di laksanakan sebagai komitmen Aparat kewilayahan dalam menjaga keamana dan tertiban di lingkungan masyarakat.

Kamis, 22 Oktober 2026

Tak Lagi Berjuang Sendiri, Suroto Sambut Harapan Baru Lewat Program TMMD ke-130 Desa Aek Batu




Labuhanbatu Selatan -  Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan nyaman perlahan mulai menemukan pijakannya. Di Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, deru aktivitas pembangunan menjadi saksi perjuangan Suroto (62) untuk mewujudkan impian sederhana yang selama ini sulit ia capai sendiri.


Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, personel Satgas Kodim 0209/Labuhanbatu mulai melaksanakan pengecoran pondasi rumah milik Suroto, Jumat (23/10/2026).


Tahapan ini menjadi awal penting dalam membangun kembali rumah yang sebelumnya berdiri dalam kondisi rapuh tanpa pondasi yang memadai.


Bagi Suroto, pembangunan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, ada harapan besar untuk memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, sehingga dirinya bersama keluarga dapat menjalani kehidupan dengan rasa aman dan nyaman.


Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh ketelitian. Rangkaian besi beton dipasang, adukan semen disiapkan, lalu dituangkan dan diratakan untuk membentuk pondasi yang kuat. Setiap tahapan dikerjakan secara cermat agar menjadi dasar yang kokoh bagi pembangunan dinding hingga atap rumah nantinya.


Perlahan, bagian demi bagian mulai terbentuk. Pondasi yang sebelumnya belum memadai kini diperkuat melalui kerja nyata para prajurit. Di balik adukan semen dan besi beton yang tertanam, tersimpan harapan agar rumah Suroto kelak mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi keluarganya.


Semangat personel Satgas TMMD pun terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Mereka terus mengaduk, mengangkut, dan meratakan material demi memastikan pembangunan berjalan dengan baik. Meski pekerjaan menguras tenaga, pengabdian kepada masyarakat menjadi dorongan untuk menuntaskan setiap tahapan pembangunan.


Bagi para prajurit, membantu membangun rumah warga bukan hanya tentang menyusun material menjadi sebuah bangunan. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui tenaga dan kebersamaan. Inilah salah satu gambaran kemanunggalan TNI dengan rakyat, ketika pengabdian hadir secara nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


Di tengah proses pembangunan itu, rasa syukur terpancar dari Suroto. Warga berusia 62 tahun tersebut mengaku bersyukur karena rumahnya kini mulai dibangun dengan pondasi yang lebih memadai.


“Selama ini rumah kami tidak menggunakan pondasi yang kuat. Sekarang, berkat bantuan Bapak-Bapak TNI, rumah kami mulai dibangun dari bawah agar lebih kokoh. Saya berharap pondasi rumah ini nantinya sekuat harapan saya untuk bisa tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarga,” ungkap Suroto.


Dengan penuh haru, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah membantu pembangunan rumahnya.


“Rumah yang dahulu rapuh, insyaallah akan segera berdiri kokoh. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membantu kami dengan penuh semangat dan keikhlasan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak-Bapak TNI,” tuturnya.


Sehari-hari, Suroto bekerja sebagai buruh harian lepas dengan merawat bibit milik warga setempat, termasuk milik Pak Paring. Dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut, membangun rumah yang kokoh tentu bukan perkara mudah. Karena itu, bantuan melalui program TMMD menjadi kesempatan berharga untuk mewujudkan impian yang selama ini diharapkannya.


Kini, pengecoran pondasi menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Masih ada tahapan pembangunan yang harus dilalui, tetapi harapan Suroto telah tumbuh seiring dimulainya pekerjaan dari bagian paling mendasar sebuah rumah.


Program TMMD ke-130 Kodim 0209/LB kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang batu, semen, dan besi beton. Di balik setiap pekerjaan, ada kehidupan masyarakat yang ingin diperbaiki, ada keluarga yang mendambakan tempat tinggal layak, dan ada pengabdian yang diwujudkan melalui tindakan nyata.


Dari Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, kisah Suroto menjadi pengingat bahwa rumah yang kokoh membutuhkan pondasi yang kuat. Begitu pula harapan, yang akan semakin teguh ketika diperjuangkan bersama.


Bagi Suroto, pondasi yang kini dicor bukan sekadar dasar bangunan, melainkan awal dari impian untuk hidup lebih aman dan nyaman bersama keluarga. Sementara bagi Satgas TMMD, setiap bagian yang dibangun menjadi wujud kepedulian sekaligus bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dirawat melalui kerja nyata.(*)

Jumat Penuh Cinta, Koramil 08/PC Kodim 0204/DS Bagikan Sarapan kepada Masyarakat

 


PANTAI CERMIN – Dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat, personel Koramil 08/PC Kodim 0204/DS melaksanakan kegiatan Jum'at SEJUTA (Sedekah Jumat Penuh Cinta) pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan dengan membagikan sarapan pagi kepada warga masyarakat yang melintas di depan Kantor Koramil 08/PC, Kecamatan Pantai Cermin.

Melalui kegiatan ini, personel Koramil 08/PC berupaya membantu masyarakat, khususnya warga yang sedang beraktivitas pada pagi hari, agar dapat menikmati sarapan sebelum melanjutkan kegiatan sehari-hari.

Program Jum'at SEJUTA merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik serta mempererat tali silaturahmi dengan warga.

Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Melalui kegiatan Sedekah Jumat Penuh Cinta ini, Koramil 08/PC Kodim 0204/DS berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Bersama BKKBN Labusel Edukasi Warga Aek Batu tentang Pencegahan Stunting dan Deteksi Dini Penyakit

 


LABUHANBATU SELATAN – Membangun desa bukan hanya tentang memperbaiki jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menyiapkan masyarakat agar hidup lebih sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semangat tersebut diwujudkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu melalui penyuluhan kesehatan tentang stunting, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), dan Penyakit Tidak Menular (PTM) bersama Dinas BKKBN Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Aula Kantor Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diikuti staf desa dan masyarakat setempat, dengan menghadirkan Juliati Lubis, A.M.K., selaku Ketua Penyuluhan, serta Sumarni, S.Keb., Ners., sebagai narasumber.


Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa persiapan kehamilan, kehamilan, hingga anak memasuki usia pertumbuhan. Pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, makanan pendamping ASI yang bergizi setelah usia enam bulan, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan anak menjadi langkah penting yang perlu diperhatikan keluarga. Orang tua juga didorong untuk rutin membawa anak ke Posyandu agar berat badan, tinggi atau panjang badan, serta perkembangan anak dapat dipantau. Dengan mengenali risiko lebih awal, keluarga dapat segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sehingga gangguan pertumbuhan tidak terlambat ditangani.


Selain membahas stunting, penyuluhan Posbindu dan Penyakit Tidak Menular (PTM) menekankan bahwa penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu tubuh terasa sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta pemeriksaan lain sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan perlu dilakukan secara berkala. Upaya tersebut harus disertai kebiasaan hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi gula, garam, dan lemak berlebihan, rutin beraktivitas fisik, tidak merokok, menjaga berat badan, serta mengelola stres dan waktu istirahat. Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa mencegah penyakit jauh lebih baik daripada menunggu penyakit berkembang dan membutuhkan penanganan yang lebih kompleks.


Dandim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. “Kami berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya mencegah stunting sejak dini, memperhatikan tumbuh kembang anak, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Jangan menunggu sakit untuk peduli terhadap kesehatan. Mulailah dari keluarga, dari kebiasaan sehari-hari, dan dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten,” ungkap Dandim.


Melalui sinergi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Dinas BKKBN Labusel, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebatas penyampaian materi, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga. Masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, mengajak anggota keluarga melakukan pemeriksaan kesehatan, serta segera mencari bantuan tenaga kesehatan apabila ditemukan tanda gangguan pertumbuhan anak atau masalah kesehatan lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan seluruh pihak, TMMD ke-130 diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya keluarga sehat, masyarakat mandiri, dan kesejahteraan yang berkelanjutan

Koramil 09/TM Bersama Ormas FKPPI Gelar Patroli Pos Kamling, Jaga Kondusivitas Wilayah Teluk Mengkudu

 



SERDANG BEDAGAI – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, personel Koramil 09/TM Kodim 0204/DS bersama organisasi masyarakat (Ormas) FKPPI melaksanakan patroli Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Kopka S. Arifin sebagai bentuk sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan warga.

Patroli Pos Kamling ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan tersebut, personel Koramil 09/TM bersama Ormas FKPPI turut mendorong partisipasi masyarakat agar senantiasa peduli terhadap kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.

Sinergi antara aparat kewilayahan dan organisasi masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan dengan warga serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Dengan dilaksanakannya patroli Pos Kamling secara bersama-sama, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, tetap terjaga dengan baik sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Kebersamaan TNI, organisasi masyarakat, dan warga menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.