DELI SERDANG — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Deli Serdang, Senin (24/8/2026) sore, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan satu tiang listrik PLN roboh di wilayah Desa Rumah Sumbul dan Desa Batu Mbelin.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Babinsa Sertu Heri Purwanto melaksanakan monitoring kondisi pascakejadian pada pukul 18.40 WIB. Dari hasil pemantauan di lapangan, tiang listrik di Dusun II, Desa Rumah Sumbul, yang berbatasan dengan Desa Batu Layang, tumbang setelah tertimpa pohon.
Material pohon dan tiang listrik yang roboh sempat menutupi badan jalan utama yang menghubungkan Medan menuju Tanah Karo maupun arah sebaliknya. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Sertu Heri Purwanto bersama masyarakat setempat kemudian melakukan pembersihan material secara manual menggunakan cangkul dan sekop. Kegiatan tersebut juga dilakukan bersama Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang sebagai upaya mempercepat normalisasi akses jalan.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian material sementara tercatat berupa satu tiang listrik PLN yang tumbang akibat tertimpa pohon.
Sementara itu, di Dusun I, Desa Batu Mbelin, yang berbatasan dengan Desa Sembahe, hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan pohon aren serta beberapa pohon lainnya tumbang dan menutupi badan jalan utama menuju Desa Batu Mbelin.
Berdasarkan pendataan sementara Babinsa di lapangan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Babinsa Koordinasi dengan Instansi Terkait
Pasca kejadian, sejumlah langkah langsung dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas. Babinsa melaporkan perkembangan situasi kepada Komando Atas serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait.
Babinsa juga membantu pihak kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas sekaligus bersama Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang melakukan pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi turut diimbau untuk sementara tidak melintasi jalur tersebut hingga proses pembersihan selesai dan kondisi jalan dinyatakan aman.
Hingga saat ini, akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat masih menunggu proses penanganan dan pembersihan lebih lanjut. Kondisi di lokasi terus dipantau guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.























