Jumat, 09 Januari 2026

Korem 022/PT Laksanakan Kenaikan Tingkat Sabuk Perguruan Pencak Silat Militer (PSM) bagi Prajurit
Pematangsiantar – Prajurit jajaran Korem 022/Pantai Timur menjalani Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning. Kegiatan yang bertujuan memperkuat ketangkasan fisik dan mental tersebut dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Korem 022/PT, Kamis (08/1/2026).
Ujian ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan untuk memastikan setiap prajurit memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni. Selain sebagai bekal dalam menjalankan tugas teritorial maupun operasional, kemampuan ini juga diarahkan untuk menjaring bibit atlet berprestasi dari lingkungan TNI AD.
Jasrem adalah unsur pelaksana teknis di tingkat Korem (Komando Resor Militer) TNI AD yang bertanggung jawab membina, menyelenggarakan, dan mengevaluasi kesegaran jasmani prajurit. Pencak Silat Militer (PSM) adalah program bela diri wajib bagi prajurit TNI AD yang menggabungkan teknik pencak silat tradisional dengan kebutuhan pertempuran jarak dekat. Dikembangkan untuk meningkatkan ketangguhan, disiplin, fisik, dan mental prajurit, PSM berfokus pada pertahanan diri, kelincahan, dan ketepatan dalam situasi taktis.
tujuan Pencak Silat Militer sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus kebutuhan tempur, diinisiasi untuk membentuk karakter ksatria dan meningkatkan kemampuan bela diri prajurit, baik dalam tugas maupun pertahanan diri. Teknik dasar, latihan PSM mencakup gerakan dasar seperti penghormatan, 8 sikap pasang, gerakan dasar silat, serta rangkaian gerak untuk simulasi pertempuran.
Selain itu, untuk mengasah fisik dan mental, serta sebagai sarana mencapai prestasi di tingkat nasional dan internasional, serta menekankan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, kehormatan, dan kemampuan untuk melindungi keluarga maupun masyarakat umum.

0 comments:

Posting Komentar